Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Cara Mengetahui Sim Card di Cloning

Source : google.com

Halo Sobat Siber! diartikel ini admin akan membahas Sim Card ada apa dengan sim card??yuk baca lebih jauh!

admin share pengalaman yang admin dapat beberapa waktu yang lalu. admin hendak ganti Kartu tetapi beda operator. sebelumnya admin memakai kartu A*IS. dan sekarang memakai I*3 lalu kenapa admin?

admin membeli kartu perdana di sebuah Konter,yang katanya kartu siap pakai tidak usah registrasi lagi,apakah kalian tau bahaya nya memakai kartu yang langsung pakai??kalo tidak admin akan membahas nya di artikel ini.

Kartu yang siap pakai dapat menjadi serangan "Hacking" kenapa gitu?admin mendapatkan kartu yang admin beli dikonter ternyata kartu sudah di cloning oleh orang lain. bagaimana cara mengetahui kartu di cloning?begini.

Rekening Wartawan Senior Ilham Bintang ludes dibobol peretas yang mengambil alih kartu SIM (simcard) miliknya. Pakar informasi dan teknologi (IT) menyebutkan beberapa ciri nomor ponsel dibajak. Dengan begitu, pengguna bisa segera mengamankan akun-akun penting hingga rekening bank. Peneliti Keamanan Siber Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan, ada beberapa langkah untuk mengetahui sejak dini simcard diambil alih atau tidak. Yang paling mudah, nomor ponsel tidak aktif setelah dibajak. Memang bisa saja nomor ponsel tidak aktif karena simcard rusak. Tetapi, sebaiknya pengguna memeriksakan kartu SIM-nya ke gerai perusahaan telekomunikasi terdekat. “Bila setelah itu kembali tidak aktif, bisa dipastikan ada pihak lain yang membuat kloning simcard,” kata Pratama kepada Katadata.co.id, Selasa (21/1). (Baca: Indosat & Ahli IT Respons Pembobolan Kartu SIM hingga Rekening Dikuras) Selain itu, pengguna bisa mengetahui simcard-nya diambil alih atau tidak dengan mengecek daftar panggilan dan SMS. “Bila ada yang mencurigakan, kemungkinannya dua yaitu simcard dikloning atau ponsel disusupi malware,” kata dia. Pengguna juga bisa mencoba untuk menelepon nomor ponselnya sendiri. Apabila diangkat oleh orang lain, maka simcard telah dibajak. Bisa juga, pulsa berkurang secara drastis tanpa pemakaian signifikan.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Ahli IT Ungkap Ciri-ciri Nomor Ponsel Dibajak Peretas" , https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/5e9a499003ca4/ahli-it-ungkap-ciri-ciri-nomor-ponsel-dibajak-peretas
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Desy Setyowati

Rekening Wartawan Senior Ilham Bintang ludes dibobol peretas yang mengambil alih kartu SIM (sim card) miliknya. Pakar informasi dan teknologi (IT) menyebutkan beberapa ciri nomor ponsel dibajak. Dengan begitu, pengguna bisa segera mengamankan akun-akun penting hingga rekening bank. 

Peneliti Keamanan Siber Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan, ada beberapa langkah untuk mengetahui sejak dini simcard diambil alih atau tidak. Yang paling mudah, nomor ponsel tidak aktif setelah dibajak.

Memang bisa saja nomor ponsel tidak aktif karena sim card rusak. Tetapi, sebaiknya pengguna memeriksakan kartu SIM-nya ke gerai perusahaan telekomunikasi terdekat.  “Bila setelah itu kembali tidak aktif, bisa dipastikan ada pihak lain yang membuat kloning simcard,” kata Pratama.

Selain itu, pengguna bisa mengetahui simcard-nya diambil alih atau tidak dengan mengecek daftar panggilan dan SMS. “Bila ada yang mencurigakan, kemungkinannya dua yaitu simcard dikloning atau ponsel disusupi malware,” ujarnya. 

Pengguna juga bisa mencoba untuk menelepon nomor ponselnya sendiri. Apabila diangkat oleh orang lain, maka sim card telah dibajak. Bisa juga, pulsa berkurang secara drastis tanpa pemakaian signifikan. Untuk menghindari kejadian yang menimpa Ilham, ia mengimbau pengguna mengecek nomor ponselnya sebanyak lima hingga 10 kali setiap bulan. 

Pengecekan bisa dilakukan dengan panggilan pulsa ke operator untuk mengetahui kartu SIM-nya masih berfungsi atau tidak. Sebab, sepengetahuannya aplikasi WhatsApp mulai banyak digunakan untuk menelpon. Alhasil, pengguna tidak mengetahui nomor ponselnya diambil alih atau tidak.

Pratama juga mengimbau pengguna mendaftarkan kartu SIM sesuai dengan identitas sendiri. Dengan begitu, proses penggantian simcard menjadi lebih mudah ketika hilang. "Pembajakan nomor ponsel bisa berakhir dengan pencurian tabungan korban dan pengambilalihan akun media sosial," kata dia. 

Spesialis Keamanan Teknologi Vaksincom Alfons Tanujaya sepakat bahwa kartu SIM yang dibajak maka jaringannya akan hilang, Sebab, nomor ponsel tersebut sudah digunakan oleh orang lain. "Kalau tahu sudah diretas segera hubungi provider supaya segera blokir kartunya dan amankan akun-akun finansial," jelas Alfons

Berikut Ciri-ciri Sim Card telah di Cloning

1. Ada pesan yang menyuruh restart ponsel

Ini adalah tanda pertama bahwa ponsel atau SIM akan dibajak orang tak bertanggung jawab. Dengan me-restart ponsel, orang jahat tersebut memiliki kesempatan untuk mencuri detail SIM kalian selagi ponsel tidak hidup.

2. Menerima SMS dari nomor yang tidak dikenal

Dan semua biaya panggilan telepon, internet serta SMS ditanggungkan pada kalian. Tanda lain yang semakin jelas yakni ada jejak telepon dengan nomor internasional yang tidak pernah kalian lakukan.

3. Tidak menerima telepon atau SMS sama sekali

Jika seseorang sudah mengkloning kartu SIM kalian, atau meyakinkan operator untuk memindahkan nomor kalian ke kartu SIM baru, kalian tidak akan bisa menerima telepon atau SMS sama sekali.

Nomor telepon hanya bisa digunakan di satu kartu SIM. Kalian bisa mengecek hal ini dengan meminta teman untuk menelepon atau mengirimkan pesan, dan jika tidak ada yang masuk artinya kartu SIM kalian sudah dikloning.

Jika kalian ingin kalian coba cek begini kirim ke 4444 pesannya sebagai berikut :

INFO#NIK Kirim ke 4444 jika muncul Pop Up anda di kenakan tagihan berbayar itu tanda Sim Card kalian di cloning,dan tidak bisa mengirim SMS ke siapapun.

4. Ponsel berada di lokasi berbeda

Jika sudah menemukan ciri-ciri di atas, kalian bisa memastikan jika ponsel sudah dikloning dengan melacak lokasinya. Jika kalian menggunakan ponsel Android bisa gunakan aplikasi Find my Device. Atau jika menggunakan iPhone, gunakan layanan Find My iPhone.

Jika kalian melihat ada lebih dari satu perangkat di layar dan kalian cuma memiliki satu ponsel, kemungkinan besar perangkat asing tersebut adalah hasil kloning ponsel kalian.

5. Terkunci dari banyak aplikasi

Saat ini banyak aplikasi dan layanan yang menggunakan two-factor authentication (TFA) untuk mengamankan akun penggunanya. Kode TFA biasanya dikirimkan lewat SMS untuk memastikan bahwa yang mencoba login ke akun benar-benar pemilik akun.

Tapi jika ponsel atau kartu SIM kalian sudah dikloning, hacker atau orang tidak bertanggung jawab bisa mendapatkan kode verifikasi tersebut dan menggunakannya untuk mengakses akun kalian. Jika kalian mencoba login kembali, akan mustahil dilakukan karena SMS berisi kode TFA itu hanya bisa diakses oleh hacker.

6. Jaringan kadang tidak Stabil

jaringan kadang tidak stabil bukan karena dari pihak pusatnya. coba kalian tanyakan ke teman kalian yang kartunya sama apakah teman kalian jaringanya baik-baik saja tau tidak. jika baik" saja,berarti Sim Card telah di Cloning.

Walau terdengar mengerikan, ada banyak cara yang bisa kalian lakukan untuk mencegah ponsel dan kartu SIM kalian menjadi korban kloning. Cara termudah adalah dengan selalu mengawasi ponsel kalian dan jangan sampai jatuh ke tangan orang asing.

Kalian juga harus memperlakukan nomor IMEI, ESN, atau MEID ponsel seperti kata sandi lainnya. Jangan pernah mengirimkannya kepada siapa pun atau memberikannya ke situs web apa pun yang tidak bisa dipercayai.

Selalu waspada jika menerima pesan pop-up atau permintaan izin yang muncul. Jika pesan tersebut berisi perintah yang mencurigakan, sebaiknya jangan klik sembarangan.

Terakhir, jangan menginstal aplikasi mencurigakan di ponsel. Selalu berinternet dengan aman dan jangan sembarangan mengklik tautan yang mencurigakan.

Pengalaman admin beberapa waktu yang lalu sama seperti diatas Jaringan tidak Stabil,admin mau daftar Go*AY sudah ada akun orang lain yang masuk di nomor tersebut. dan ada uangnya tetapi terkunci.

dan Facebook. admin ingin buat akun Facebook baru dan pas mau bikin kata pihak Fb nya akun anda sudah ada silahkan login. admin bertanya-tanya dong?? belum juga buat ko sudah ada yang buat sebelum admin??nah admin lupa sandi tuh. verifikasi muncul halasil masuk Facebook dan kaget nya pas masuk ke halaman Facebook. akun tersebut adalah bukan akun baru yang admin buat melainkan akun perempuan cantik. entah itu akun asli atau fake.

Jika kalian mengalami hal yang sama seperti admin buru-buru deh jaga semua akun terutama e-banking langsung ganti nomor dan belinya harus di registarsi jangan langsung pakai ya!

Jadi gimana sobat siber semuanya! hati-hati ya jika ingin ganti kartu jangan yang langsung pakai itu bahaya sekali baru akun medsos jika akun bank bagaimana??waduh gawat ini.

Siapin mental aja jika teman anda bilang "Kartu lu ganti-ganti mulu kaya L*N*E . etts okey tidak masalah ini juga buat keamanan data pribadi kalian."

Note : Semoga artikel ini bermanfaat dan pengalaman admin difahami dengan bijak dalam Komunikasi dan informasi.

Penting : Stop Hacking,Stop Cloning stop Cyber Crime!!

Rekening Wartawan Senior Ilham Bintang ludes dibobol peretas yang mengambil alih kartu SIM (simcard) miliknya. Pakar informasi dan teknologi (IT) menyebutkan beberapa ciri nomor ponsel dibajak. Dengan begitu, pengguna bisa segera mengamankan akun-akun penting hingga rekening bank. Peneliti Keamanan Siber Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan, ada beberapa langkah untuk mengetahui sejak dini simcard diambil alih atau tidak. Yang paling mudah, nomor ponsel tidak aktif setelah dibajak.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Ahli IT Ungkap Ciri-ciri Nomor Ponsel Dibajak Peretas" , https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/5e9a499003ca4/ahli-it-ungkap-ciri-ciri-nomor-ponsel-dibajak-peretas
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Desy Setyowati
Rekening Wartawan Senior Ilham Bintang ludes dibobol peretas yang mengambil alih kartu SIM (simcard) miliknya. Pakar informasi dan teknologi (IT) menyebutkan beberapa ciri nomor ponsel dibajak. Dengan begitu, pengguna bisa segera mengamankan akun-akun penting hingga rekening bank. Peneliti Keamanan Siber Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan, ada beberapa langkah untuk mengetahui sejak dini simcard diambil alih atau tidak. Yang paling mudah, nomor ponsel tidak aktif setelah dibajak.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Ahli IT Ungkap Ciri-ciri Nomor Ponsel Dibajak Peretas" , https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/5e9a499003ca4/ahli-it-ungkap-ciri-ciri-nomor-ponsel-dibajak-peretas
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Desy Setyowati
Rekening Wartawan Senior Ilham Bintang ludes dibobol peretas yang mengambil alih kartu SIM (simcard) miliknya. Pakar informasi dan teknologi (IT) menyebutkan beberapa ciri nomor ponsel dibajak. Dengan begitu, pengguna bisa segera mengamankan akun-akun penting hingga rekening bank. Peneliti Keamanan Siber Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan, ada beberapa langkah untuk mengetahui sejak dini simcard diambil alih atau tidak. Yang paling mudah, nomor ponsel tidak aktif setelah dibajak.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Ahli IT Ungkap Ciri-ciri Nomor Ponsel Dibajak Peretas" , https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/5e9a499003ca4/ahli-it-ungkap-ciri-ciri-nomor-ponsel-dibajak-peretas
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Desy Setyowati
Rekening Wartawan Senior Ilham Bintang ludes dibobol peretas yang mengambil alih kartu SIM (simcard) miliknya. Pakar informasi dan teknologi (IT) menyebutkan beberapa ciri nomor ponsel dibajak. Dengan begitu, pengguna bisa segera mengamankan akun-akun penting hingga rekening bank. Peneliti Keamanan Siber Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan, ada beberapa langkah untuk mengetahui sejak dini simcard diambil alih atau tidak. Yang paling mudah, nomor ponsel tidak aktif setelah dibajak. Memang bisa saja nomor ponsel tidak aktif karena simcard rusak. Tetapi, sebaiknya pengguna memeriksakan kartu SIM-nya ke gerai perusahaan telekomunikasi terdekat. “Bila setelah itu kembali tidak aktif, bisa dipastikan ada pihak lain yang membuat kloning simcard,” kata Pratama kepada Katadata.co.id, Selasa (21/1). (Baca: Indosat & Ahli IT Respons Pembobolan Kartu SIM hingga Rekening Dikuras) Selain itu, pengguna bisa mengetahui simcard-nya diambil alih atau tidak dengan mengecek daftar panggilan dan SMS. “Bila ada yang mencurigakan, kemungkinannya dua yaitu simcard dikloning atau ponsel disusupi malware,” kata dia. Pengguna juga bisa mencoba untuk menelepon nomor ponselnya sendiri. Apabila diangkat oleh orang lain, maka simcard telah dibajak. Bisa juga, pulsa berkurang secara drastis tanpa pemakaian signifikan.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Ahli IT Ungkap Ciri-ciri Nomor Ponsel Dibajak Peretas" , https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/5e9a499003ca4/ahli-it-ungkap-ciri-ciri-nomor-ponsel-dibajak-peretas
Penulis: Fahmi Ahmad Burhan
Editor: Desy Setyowati
Founder, Pengembang web anakwhitehat.com

إرسال تعليق

© Siber Blog. All rights reserved. Developed by Jago Desain